Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mengendalikan gulma tanaman perkebunan



Semua materi tentang Gulma telah saya gabung didalam sini jadi buat peserta didik silahkan baca 
dan pelajari berdasarka dengan arahan guru.

Adapaun kompetensi Dasar dari mata pelajaran Pemeliharaan dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan adalah  Menganalisis Gulma tanaman perkebunan, Sebelum kita masuk pada inti pembelajaran ada baiknya kita tahu dulu apa yang dimaksud dengan Gulma. 
Gulma tumbuhan yang sering kita temukan sehari hari dikebun atau di pinggir jalan, secara pengertian Gulma adalah sebagai tumbuhan yang tumbuh pada areal yang tidak dikehendaki tumbuh pada areal pertanaman,yang nantinya merugikan kita secara ekonomis, bunga yang cantikpun ketika tumbuh disekitar areal tanaman dan dapat merugikan kita secara ekonomis itu sudah termasuk gulma, Kebanyakan gulma adalah tanaman yang sangat cepat tumbuh, ketika dicabut tidak butuh lama dia akan tumbuh, karena biji bijinya sudah tersebar di sekitaran tempat dia tumbuh, dan beberapa gulma juga akan terus menebarkan bijinya meskipun pohonya sudah dicabut

Nama - nama gulma yang merugikan bagi tanaman. 
1. Teki ladang atau dalam bahasa latinnya Cyperus rotundus
2. Putri alu atau bahasa latinya Mimosa pudica
3. Rumput Teki atau bahasa latinnya Cyperus Rotundus
4. Babadaton atau bahasa latinnya Ageratum conyzoides L
5. Carulang atau bahasa latinnya Eleusine indica (L) Gaertn
6. Rumput Gajah atau bahasa latinnya Pennisetum purpureum
7. Rumput Teki atau bahasa latinnya Cyooerus rotundus
8. Rumput lampuyangan atau bahasa latinnya Panicum repens
9. Alang alang atau ilalang  atau bahasa latinnya Imperata cylindrica

Dibawah ini saya berikan penjelasan beberapa gulma 
  1. Alang alang / Ilalang sejenis rumput berdaun tajam, yang kerap menjadi gulma di lahan pertanian. Rumput ini juga dikenal dengan nama-nama daerah seperti alalang, halalang. Alang-alang dapat tumbuh dan berkebang dengan sangat cepat, dengan benih-benihnya yang tersebar cepat bersama angin, atau melalui rimpangnya yang lekas menembus tanah yang gembur. Berlainan dengan anggapan orang pada umumnya, alang-alang tidak suka tumbuh di tanah yang miskin, gersang atau berbatu-batu. Rumput ini senang dengan tanah-tanah yang cukup subur, banyak disinari matahari sampai agak teduh, dengan kondisi lembap atau kering. "tanah-tanah yang becek atau terendam, atau yang senantiasa ternaungi, alang-alang pun tak mau tumbuh. Gulma ini dengan segera menguasai lahan bekas hutan yang rusak dan terbuka, bekas ladang, sawah yang mengering, tepi jalan dan lain-lain.
  2. Putri malu atau 'imosa pudica adalah perdu pendek anggota suku polong(polongan yang mudah dikenal karena daun(daunnya yang dapat secara cepat menutup)layu dengan sendirinya saat disentuh. walaupun sejumlah anggota polong polongan dapat melakukan hal yang sama, putri malu bereaksi lebih cepat dari pada jenis lainnya. kelayuan ini bersifat sementara karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula
  3. Bandotan adalah sejenis gulma pertanian anggota suku Asteraceae. Terna semusim ini berasal dari Amerika tropis, khususnya Brazil, akan tetapi telah lama masuk dan meliar di wilayah Nusantara. Disebut juga sebagai babandotan atau babadotan (Sd.wedusan "0w./ dus(bedusan "'d./ serta Billygoat(weed, Goatweed, Chick weed, atau *hiteweed dalam bahasa inggris, tumbuhan ini mendapatkan namanya karena bau yang dikeluarkannya menyerupai bau kambing. 
Sedangakan berdasarkan morofologinya gulma dikategorikan tiga jenis :
1. Gulma teki tekian
2. Gulma Rumput - Rumputan 
3. Gulma Berdaun Lebar

Semua tanaman yang telah diciptakan oleh tuhan pasti ada peran positif dan peran negatifnya, selalu ada kelebihan dan kekurangan. Pertama kita akan bahas apa peran positif gulma, ternyata gulma mempunyai peran positif terhadap lingkungan. 
  1. Peran Positif Gulma terhadap lingkungan 
  • Melindungi tanah dari erosi, & mperata cylindrica, paspalum, conjugatan, axonopus Gulma – gulma tersebut menjalar pada perakaran tanah sehingga dapat menahan air agar tidak terjadi erosi. 
  • Menyeburkan tanah, Gulma yang dapat menyuburkan tanah yaitu Centrocema pubescens, Rureuria Javanica
  • Sebagai inang Pengganti, Gulma juga dapat berpperan sebagai predator serangga hama atau pathogen
  • Sebagai musuh alami : Gulma sebagai musuh alami yaitu Cytrohynus lividevenis, diadema ecerophaga
  • Sebagai Tanaman Penghalang, Contohnya Tagetes patula, Meloidgyne Hapla.
Putri Malu atau Mimosa pudica, ternyata juga mempunya manfaat bagi kesehatan atau menyembuhkan sakit,  Sifat dari Putri malu atau mimosa Pudica yang pemalu dikatakan pemalu karena setia orang yang senyuh daunya akan layu dengan sendirinya meskipun beberapa menit kemudian kan kembali mekar, dengan bentuk batang berduri putri malu  ternyata mempunyai beberapa manfaat dan khasiat untuk kesehatan, Misalnya bermanfaat bagi orang yang sedang peluruh dahak, anti batuk, yang sedang mengalami demam datap menurunkan panas dan anti radang, peluruh air seni, dan bagi yang sulit tidur rumput malu juga dapat mengobati gangguan/sulit tidur (insomnia)

Rumput Teki / Cyperus rotundus 
salah satu situs kesehatan menyebutkan, sebuah penelitian di Cina menemukan bahwa secara tunggai maupun kombinasi, 6 - 9 gram rimpang teki bisa membantu meringankan ketidakteraturan siklus Haid
serta meringankan sindrom pramenstruasi. Rimpang teki juga sering dipakai untuk meningkatkan nafsu makan, meredakan demam, dan meringankan penyakit hati. Kandungan minyak atsirinya digunakan untuk dijadikan parfum.

Sisi Negatif dari gulma
Gulma adalah salah satu masalah terbesar bagi petani, petani harus mengeluarkan modal tambahan untuk membasmi gulma yang tumbuh pada areal tanaman, produksi tanaman pertanian baik yang diusahakan dalam bentuk pertanian rakyat ataupun perkebunan besar ditentukan oleh faktor hama, penyakit dan gulmanya, tidak sedikit petani merasa dirugikan, dan kerugian yang ditimbulkan terhadap tanaman budidaya juga bervariasi tergantung jenis tanaman dan jenis gulmanya. 
Beberapa kerugian yang ditimbulkan gulma antara lain adalah :
  • Terjadinya persaingan antara tanaman utama sehingga mengurangi unsur hara dari tanah, dan mengurangi kemampuan tanaman utama untuk berproduksi, terjadinya persaingan dalam pengambilan air dan cahaya.
  • Pengotoran kualitas produksi pertanian
  • Allelopathy yaitu pengeluaran senyawa kimiawi oleh gulma yang beracun bagi tanaman yang lainnya, sehingga merusak pertumbuhannya.
  • Menghambat pekerjaan petani, contoh, adanya duri duri yang menganggu pada saat proses panen atau pada saat perawatan tanaman utama
  • Gula akan menjadi perantara sumber penyakit atau hama pada tanaman 
  • Gangguan kesehatan manusia, misalnya ada suatu gulma yang tepung sarinya menyebabkan alergi
  • Membengkaknya biaya petani, karena harus membayar atau mengaji tenaga kerja untuk membasmi gulma dan membeli herbisida
Pengandalian Gulma Secara mekanis, Dengan Herbisida dan Secara Terpadu
1. Pengendalian Gulma Secara Mekanis
Dizaman sekarang telah banyak herbisida yang dijual untuk memudahkan petani, tapi masih ada juga diantara petani lebih memilih mengendalikan gulma Secara tradisional petani mengendalikan gulma dengan pengolahan tanah konvensional dan penyiangan dengan tangan. Pengolahan tanah konvensional dilakukan dengan membajak, menyisir dan meratakan tanah, menggunakan tenaga ternak dan mesin. untuk menghemat biaya. 

2. Pengendalian Gulma dengan herbisia
Herbisida memiliki efektivitas dalam mematikan gulma dan berdasarkan cara kerjanya herbisida terbagi dua ada herbisida sistemik, gulma akan mati jika sudah terserap sampai ke akar, proses mematikan gulmanya bertahap, dan herbisida kontak atau langsung, mahalnya ongkos yang harus dibayar jika memusnhahkan gulma secara mekanis membuat petani banyak yang meilih dengan cara menggunkan herbisida, 

3. Pengendalian secara terpadu
Pengandalian gulma secara tepadu merupakan konsep yang mengutamakan pengendalian secara alami dengan menciptakan lingkungan yang tidak menguntungkan bagi tumbuh kembang gulma dan meningkatkan day saing tanaman terhadap gulma. 






Post a Comment for "Mengendalikan gulma tanaman perkebunan"